berita

Ikuti Jejak Sukarno jadi Tamu Utama Hari Republik India, Prabowo: Ini Sungguh Kehormatan Besar

Senin, 27 Januari 2025 | 10:48 WIB
Presiden Prabowo ikuti jejak Soekarno jadi tamu utama Hari Republik India. (Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

NEW DELHI, PORTALOKA.ID - Presiden RI Prabowo Subianto turut memeriahkan parade perayaan Hari Republik India ke-76 di Kartavya Path, New Delhi sebagai Tamu Utama atau Chief Guest pada Minggu, 26 Januari 2025. 

Sebelumnya, Prabowo memberikan sambutan saat menghadiri undangan jamuan makan malam di kediaman kenegaraan Presiden India Droupadi Murmu di Rashtrapati Bhavan yang terletak di New Delhi, India, Jumat malam, 24 Januari 2025. 

Dalam sambutannya, Prabowo mengungkapkan apresiasi mendalam atas undangan dan sambutan hangat dari pemerintah India.

Adapun Prabowo menyorot bahwa momen ini mengulang sejarah ketika Presiden pertama RI, Sukarno, juga menjadi Tamu Utama pada Hari Republik India pertama pada 1950.

Baca Juga: Kunjungan ke New Delhi India, Prabowo Sempatkan Singgah ke Toko Buku Langganan

“Saya sungguh tersanjung karena pada Hari Republik Anda [India] yang pertama, tamu kehormatan, tamu utama, juga adalah Presiden Republik Indonesia, Presiden kita yang pertama, dan proklamator kemerdekaan kita, Bapak Sukarno. Ini sungguh suatu kehormatan besar,” ujar Prabowo.

“Artinya saya mengikuti jejak bapak pendiri Republik Indonesia. Harus saya sampaikan kepada saudara sekalian, bahwa pertemuan ini, kunjungan saya ini, walaupun sangat singkat, hanya empat hari, tetapi saya anggap ini sangat produktif,” lanjutnya.

Kontingen marching band dan 352 personel TNI dari Indonesia akan berpartisipasi dalam parade di Kartavya Path.

Baca Juga: Momen Hangat Prabowo Dijamu Makan Malam oleh Presiden India, Duduk di Samping PM Modi

Ini adalah pertama kalinya kontingen Indonesia menjadi bagian dalam parade hari nasional di luar negeri.

Kunjungan Prabowo ke Delhi juga diisi dengan penandatanganan dan pembaruan lima Nota Kesepahaman atau MoU di berbagai bidang, termasuk kesehatan, pengobatan tradisional, pembangunan digital, kebudayaan, dan keamanan maritim.***

Tags

Terkini