berita

Fakta-Fakta Kasus Meninggalnya Pegawai Honorer TVRI NTT Saat Cuci Mobil Operasional, Kronologi hingga Hasil Pemeriksaan

Minggu, 26 Januari 2025 | 20:56 WIB
Pegawai honorer TVRI NTT meninggal dunia usai mencuci mobil operasional. Ini fakta-faktanya. (Web Tribrata Kupang)

KUPANG, PORTALOKA.ID - Seorang pegawai honorer di kantor LPP TVRI Nusa Tenggara Timur (NTT) meninggal dunia ketika sedang mencuci mobil operasional di rumah rekan kerjanya.

Berikut fakta-fakta di balik meninggalnya pegawai honorer TVRI NTT tersebut.

1. Lokasi kejadian

Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Nunhila, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis, 23 Januari 2025, sekitar pukul 14.00 WITA.

Baca Juga: Pegawai Honorer TVRI NTT Meninggal saat Cuci Mobil, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

2. Korban

Korban berinisial YN (43) yang merupakan sopir di TVRI NTT. 

3. Kronologi kejadian

Kronologi kejadian berawal ketika korban YN dan saksi AM (30) keluar dari kantor TVRI NTT menggunakan mobil operasional, untuk mengantar berkas dan surat-surat kantor ke sebuah bengkel di Oebobo.

Saat perjalanan hendak kembali ke kantor, YN dan AM mampir ke sebuah warung untuk makan.

Baca Juga: Ini Dugaan Penyebab Pegawai Honorer TVRI NTT Meninggal Dunia saat Cuci Mobil Operasional

Setelah itu, YN mengajak AM mencuci mobil di rumah AM, seperti apa yang sering mereka lakukan.

"Korban sempat mengeluh lapar dan mengajak saksi makan bersama sebelum melanjutkan perjalanan ke rumah saksi untuk mencuci mobil, rutinitas yang sering mereka lakukan," terang Kombes Pol Adinan R J H Manurung, Kapolresta Kupang Kota. 

Setelah tiba di rumahnya, AM langsung membuka kap depan mobil dan membuka pintu bagian belakang mobil.

YN menyiapkan sabun dalam ember, lalu jongkok di bagian ban depan sebelah kiri untuk mencuci velg dan ban.

Baca Juga: Ini Alasan Keluarga Korban Tolak Autopsi Jenazah Pegawai Honorer TVRI NTT yang Meninggal saat Cuci Mobil

Saat AM berada di bagian belakang pintu mobil, YN berteriak memanggil nama rekannya tersebut.

AM langsung mengalihkan pandangannya dan melihat YN terjatuh tergeletak ke arah belakang, dan langsung kejang-kejang, kemudian tak sadarkan diri.

AM lalu mendekat, dan melihat kondisi YN, namun suhu badan YN sudah dingin, dan dipastikan sudah meninggal dunia.

4. Evakuasi

Jenazah korban YN dievakuasi dan dibawa ke bagian pemulasaraan jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Drs. Titus Ully Kupang, untuk dilakukan visum.

Baca Juga: Kapolres Kupang Kota Ungkap Dugaan Penyebab Pegawai Honorer TVRI NTT Meninggal Dunia, Keluarga Korban Tolak Autopsi

5. Hasil pemeriksaan

Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul. 

"Hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul," ujar Kombes Pol Aldinan. 

6. Keluarga tolak autopsi

Dalam musyawarah keluarga, istri korban menyatakan menerima kematian suaminya sebagai takdir dari Tuhan. 

Baca Juga: Kronologi Kejadian Pegawai Honorer TVRI Kupang NTT Meninggal Saat Cuci Mobil Operasional, Keluarga Tolak Autopsi

Halaman:

Tags

Terkini