BLITAR, PORTALOKA.ID - Angka Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) kategori berat di Kabupaten Blitar mengalami lonjakan yang cukup mencolok pada tahun 2024.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes), jumlah ODGJ berat mencapai 2.401 orang.
Angka tersebut jelas lebih tinggi dibandingkan tahun 2023 yang hanya tercatat 2.229.
Meningkatnya angka ini menjadi sorotan, namun apa sebenarnya yang menyebabkan gangguan jiwa ini semakin banyak dialami oleh warga Blitar?
Dari Gangguan Ringan Menjadi Berat: Apa yang Terjadi?
Sebagian besar orang yang mengalami gangguan jiwa sebenarnya bisa menjalani kehidupan normal dengan perawatan yang tepat.
Namun, ada faktor-faktor yang dapat memperburuk kondisi mereka, salah satunya adalah ketidakteraturan dalam pemeriksaan kesehatan mental dan konsumsi obat.
Hyndra Satria, Sub Koordinator Penyakit Tidak Menular & Kesehatan Jiwa Dinkes Blitar, menjelaskan bahwa banyak penderita yang awalnya stabil, namun setelah tidak rutin mengonsumsi obat atau melakukan pemeriksaan, kondisi mereka menjadi lebih parah, bahkan sampai masuk kategori ODGJ berat.
Faktor Pemicu yang Tak Terduga
Tentu, gangguan jiwa tidak muncul begitu saja. Faktor genetik atau keturunan menjadi salah satu penyebab utama, ditambah lagi dengan faktor ekonomi yang sulit dan masalah dalam keluarga.
Kondisi seperti ini seringkali membuat penderita ODGJ merasa terasingkan, bahkan diabaikan oleh keluarga.
Padahal, perhatian dan dukungan keluarga sangat penting dalam proses penyembuhan mereka.