Yang lebih mengejutkan, pihak keluarga juga sempat diblok oleh korban dan istrinya. Sampai akhirnya, keluarga mendatangi kantor korban untuk memberikan telepon genggam untuk berkomunikasi.
Setelah 5-6 bulan, tidak ada kabar. Pihak keluarga mendapat laporan dari rekan kerja korban bahwa Calvin selalu mendapat luka lebam, cakaran, bahkan sering terlambat ke kantor.
Namun, ketika ada yang menanyakan, korban selalu bungkam dan tidak mengaku.
Dalam unggahannya, kakak korban menjelaskan bahwa Calvin sering tidak memegang uang bahkan jalan kaki dari rumah ke kantornya dengan jarak 5 kilometer.
Sang mertua juga menjual rumah ke Calvin yang berada di Ciparay, sehingga korban diharuskan pulang pergi Ciparay-Padalarang dengan memakan 2 jam perjalanan.
Sang istri juga pernah mendatangi kantor korban untuk melarang pelatihan ke luar kota.
Tak hanya itu, Calvin dituntut untuk membiayai kuliah istrinya di Jakarta, sehingga korban juga harus mengantar istrinya menggunakan motor.
Kakak korban juga mengungkap jika Calvin sempat menggadaikan SK untuk membeli motor, namun ternyata motor tersebut dipakai istrinya, sehingga korban harus menggunakan motor dinas untuk pulang pergi Ciparay-Padalarang.
Baca Juga: Hore! Gaji PNS Naik pada Februari 2025, Segera Penuhi Syarat Ini
Korban yang sempat menghilang sejak Sabtu, 18 Januari 2025, akhirnya ditemukan pada Minggu, 19 Januari 2025 sekira pukul 13.45 WIB.
Dalam unggahan terbarunya, sang kakak dan keluarga akan memulai lembaran baru dan selalu ada untuk mendampingi korban.
Ia juga berharap kepada warganet agar memiliki rumah tangga yang baik dan saling menghormati antar suami dan istri.***