PORTALOKA.ID - Wacana menghidupkan kembali Ujian Nasional (UN) tampaknya mendekati kenyataan.
Dalam sejumlah kesempatan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti menyinggung soal diberlakukannya kembali UN.
Seperti diketahui, UN sempat dihapuskan pada era Mendikbudristek, Nadiem Makariem.
UN sendiri menjadi alat tolak ukur capaian akademis siswa di tingkat nasional dan menjadi salah satu komponen penting yang menentukan kelulusan siswa di Indonesia.
Baca Juga: SAH! MK Hapus Presidential Threshold, Apa Dampaknya? Begini Penjelasannya
Kini, setelah Menteri Pendidikan dijabat oleh Abdul Mu'ti, UN direncanakan akan diberlakukan kembali.
Abdul Mukti mengisyaratkan UN akan digelar kembali pada tahun 2026 namun dengan konsep yang berbeda.
"Ujian Nasional sudah siap secara konsep, tetapi 2025 ini belum kita laksanakan," tutur Abdul Mukti kepada wartawan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) di Jakarta, pada Senin, 30 Desember 2024.
Di sisi lain, terdapat perubahan yang mencolok sebagaimana yang dituturkan oleh Mendikdasmen RI. Berikut beberapa fakta terkait UN.
Namanya Bukan Lagi UN
Dalam kesempatan yang sama, Abdul Mukti juga menyebut tidak ada lagi istilah UN pada masa mendatang bagi para siswa di Indonesia.
Mendikdasmen RI itu berjanji akan mengumumkan nama baru UN itu pada April 2025 mendatang.
"Untuk tahun ajaran 2025-2026 bentuknya seperti apa, namanya apa, tunggu sampai kita umumkan," sebut Abdul Mukti.