Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Y Dica Ariseno Adi membenarkan FPA sudah ditemukan dan dipulangkan.
Korban FPA juga sudah bertemu dengan keluarga.
"Korban dalam keadaan sehat dan saat ini sudah bersama dengan keluarganya," kata AKP Y Dica Ariseno Adi.
Diberitakan sebelumnya, FPA pergi saat diajak ibunya melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polres Klaten.
Perginya FPA bermula pada hari Selasa, 29 Oktober 2024 ibu korban melihat video anaknya yang viral dianiaya para pelaku.
Ibu korban mengajak FPA melaporkan persitiwa tersebut ke Polres Klaten.
"Sesampainya di ruang tunggu, korban menerima telepon dari temannya untuk diajak pergi kerja keluar kota."
"Korban meminta ijin kepada ibunya untuk pulang ke rumah karena sudah ditunngu travel," kata AKP Yulianus Dica Ariseno, Rabu, 18 Desember 2024.
Sampai di rumah, ternyata travel sudah datang.
FPA langsung pergi menggunakan travel tersebut dan tidak memberitahukan kepada ibunya.
FPA jadi korban kekerasan yang dilakukan oleh 5 orang wanita dewasa.