berita

5 Fakta Gadis 15 Tahun di Wonogiri Dijual Rp550 Ribu, Korban Ditemukan di Hotel, Mucikarinya Berusia 26 Tahun

Jumat, 22 November 2024 | 06:10 WIB
Ilustrasi fakta-fakta gadis 15 tahun menjadi korban perdagangan anak di Wonogiri. Korban dijual Rp550 ribu ke pria hidung belang. (Freepik)

WONOGIRI, PORTALOKA.ID - Kasus tindak pidana perdagangan anak (TPPO) alias human trafficking yang terjadi di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, berhasil dibongkar Polres Wonogiri. 

Pelaku adalah DP (26) alias Mami Nina, warga Kecamatan Jatipurno, sedangkan korban berinisial MA (15), warga Kecamatan Jatiroto, Wonogiri. 

Mami Nina kini telah ditangkap polisi dan ditahan di Mapolres Wonogiri. 

Bagaimana awal mula kasus ini terbongkar? dan seperti apa peran Mami Nina? Berikut ini fakta-faktanya: 

Baca Juga: Jual Gadis 15 Tahun ke Pria Hidung Belang, Mucikari Asal Wonogiri Harus Meringkuk di Jeruji Besi

1. Awal Mula Terbongkar

Kanit PPA Polres Wonogiri Ipda Wahyu Teguh Wibowo mengatakan, kasus tersebut terungkap saat pihaknya menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) pada Senin, 4 November 2024 lalu. 

Kegiatan itu dilakukan di hotel atau penginapan yang diduga sebagai tempat terjadinya TPPO.

Wahyu mengatakan, saat Polres Wonogiri memeriksa di sebuah hotel di kawasan Kecamatan Slogohimo, Wonogiri, petugas menemukan seorag remaja putri berinisial MA (15) di kamar hotel nomor 9. 

Baca Juga: Awal Mula Terbongkarnya Bisnis Mami Nina, Mucikari yang Jual Gadis 15 Tahun di Wonogiri, Korban Ditemukan di Hotel

MA merupakan warga Kecamatan Jatiroto, Wonogiri. 

"Kita tanya, katanya sedang menunggu seseorang. Yang ditunggu tidak datang. Kita tanya lagi, dia ternyata datang ke situ diantar seseorang," ujar Wahyu, Rabu, 20 November 2024. 

Kepada polisi, MA mengatakan jika yang mengantarnya adalah DP alias Mami Nina (26), warga Kecamatan Jatipurno yang ngekos di Kecamatan Slogohimo. 

Baca Juga: Deretan Peristiwa Kecelakaan Truk Pengangkut Telur Terguling di Jatisrono Wonogiri, Terjadi Berulang Kali di Lokasi Sama

Halaman:

Tags

Terkini