Sopir truk hanya mengalami luka-luka.
Pihak kepolisian pun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapatkan laporan adanya kecelakaan.
Polres Wonogiri dibantu petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) juga segera membersihkan jalan yang licin akibat pecahan telur dan tumpahan solar.
Akibat kecelakaan itu, sopir truk menderita kerugian mencapai puluhan juta.
Kerugian akibat telur yang hancur saat kecelakaan ditaksir sekitar Rp50 juta.
Sopir truk juga masih harus memberikan uang ganti rugi kepada pemilik mobil yang ditabraknya sebesar Rp20 juta.
Berulang Kali Terjadi
Ini bukan kali pertama truk pengangkut telur mengalami kecelakaan di lokasi yang sama.
Sebelumnya, tepat sepekan lalu, Minggu, 10 November 2024 kejadian serupa juga terjadi di Jalan Slogohimo-Jatisrono, Desa Tanggilangin, Kecamatan Jatisrono, Wonogiri.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun sopir truk mengalami luka-luka.
Sementara pada bulan lalu atau tepatnya pada Sabtu, 12 Oktober 2024 juga terjadi kecelakaan yang melibatkan truk pengangkut telur.
Truk pengangkut telur tersebut terguling dan menimpa sepeda motor hingga menewaskan satu pengendara motor. ***