WONOGIRI, PORTALOKA.ID - Gagalnya sejumlah atlet asal Wonogiri untuk berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Polda) SD/SMP tingkat Provinsi Jawa Tengah 2024 berbuntut panjang.
Diketahui, para atlet Wonogiri gagal berlaga di Popda Jateng 2024 karena kelalaian petugas operator Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Wonogiri.
Petugas operator Disporapar lupa tidak mendaftarkan atlet pada sistem yang sudah disediakan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri pun siap memberikan sanksi untuk karyaan Disporapar yang telah lalai tersebut.
Tak hanya operator, atasan atau pimpinannya juga akan mendapatkan sanksi.
Hingga kini, sanksi terhadap pihak-pihak di Disporapar Wonogori masih diproses.
Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sanksi untuk operator Disporapar, namun saat ini masih diproses secara internal.
"Nanti kalau sudah selesai di mekanisme internal, akan kita rilis ke publik," kata Joko Sutopo, Senin, 11 November 2024.
Bupati yang akrab disapa Jekek itu menyatakan, saat ini yang sudah selesai yakni proses berita acara pemeriksaan (BAP) operator Disporapar.
Sementara pihaknya masih akan melakukan klarifikasi dan konfirmasi dari atasannya.
"Tentu ada penanggung jawab masing-masing bidang. Terus pada level pimpinannya seperti apa," ungkap Jekek.
Selain itu, Pemkab Wonogiri juga akan mengundang para atlet, orang tua atlet, dan pengurus cabor untuk menyampaikan permohonan maaf secara resmi.