"Intiya kami mengadakan aksi ini untuk membantu peternak, meski belum jadi solusi sepenuhnya, setidaknya bisa meringankan," imbuhnya.
Ada sebanyak 135 dokter yang tergabung dalam IDI Boyolali.
Dipilih pondok pesantren dengan harapan agar para satri bisa lebih sehat dan hebat dengan pemenuhan gizi yaitu susu.
Sementara itu, Ketua IIDI Boyolali, Suarni Neozilla merasa prihatin dengan adanya aksi mandi susu di Tugu Susu Tumpah.
Mengingat masih banyak anak-anak yang kekurangan gizi.
"Susu Boyolali ini sudah jadi icon dan kekayaan di Boyolali, kalau ada yang terbuang sepertinya tidak patut."
"Sementara masih banyak anak-anak yang kekurangan gizi, di Boyolali angka stunting juga masih tinggi," katanya.
Suarni Neozilla berharap kegiatan ini bisa menumbuhkan antusias dan ikut menggalakan semangat Beli Susu Boyolali agar tidak terbuang. ***