CIAMIS, PORTALOKA.ID - Setahun yang lalu, Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kebupaten Ciamis, Jawa Barat viral di media sosial.
Salah satu penduduknya, Tarsum melakukan mutilasi istrinya.
Ini menjadi berita heboh yang menggemparkan.
Belakangan, Desa Cisontrol dikenal sebagai Kampung Mutilasi.
Baca Juga: Manohara Ciamis, Spot Terbaik Menikmati Keindahan Sunset di Bandungan Leuwikeris
Kini, pada tanggal 10 November 2024, Desa Cisontrol meraih gelar sebagai Kampung Zakat.
Ini merupakan lompatan prestasi yang luar biasa karena masyarakat Cisontrol mampu merubah brand image Cisontrol menjadi kampung religius.
Ini berkat kerja keras UPZ Baznas Desa Cisontrol.
Penjabat Bupati Ciamis, Budi Waluya hadir langsung meresmikan Desa Cisontrol sebagai Kampung Zakat, Minggu siang, 10 November 2024, di halaman Kantor Desa Cisontrol Kecamatan Rancah.
Baca Juga: Deklarasi Dukung Dedi Mulyadi, Epi Wahyudi Manan Dilaporkan ke Bawaslu Kabupaten Ciamis
Acara yang berjudul Launching Kampung Zakat Desa Cisontrol tersebut juga dihadiri oleh Kepala Kanwil Kemenag Jabar, Kepala Kemenag Ciamis, Camat Rancah, tokoh Agama, Masyarakat dan beserta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Budi Waluya menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas pencapaian Desa Cisontrol yang menjadi pionir sebagai Kampung Zakat khususnya di Kecamatan Rancah.
Budi Waluya menekankan pentingnya pengelolaan zakat sebagai instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Budi Waluya mengapresiasi kerjasama antara pemerintah, Baznas, serta tokoh masyarakat yang telah bahu-membahu dalam mewujudkan predikat ini.