Pembangunan peron tinggi ini bertujuan untuk memudahkan akses pengguna naik dan turun dari Commuter Line di stasiun tersebut, yang sebelumnya hanya memiliki peron rendah.
Sedangkan untuk fasilitas ruang menyusui, KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta juga menyiapkan ruang menyusui di Stasiun Palur, Stasiun Klaten, dan Stasiun Maguwo dengan desain ruangan yang nyaman dan ramah.
“Ruang menyusui ini dilengkapi dengan dispenser air panas dan ruang ganti popok bayi, yang semakin menambah kenyamanan ibu dalam menyusui anaknya saat menggunakan Commuter Line,” tambah Joni.
Dalam mendukung gaya hidup sehat dan kelestarian lingkungan dengan menekan sampah plastik, KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta juga akan menghadirkan Commuter Water Station di Stasiun Maguwo dalam waktu dekat.
Sebelumnya, fasilitas isi ulang air minum gratis ini sudah tersedia di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun Palur.
Di sisi lain, KAI Commuter juga terus mengembangkan integrasi sistem pembayaran melalui Kartu Multi Trip (KMT).
“Pengguna Commuter Line dapat memilih sistem pembayaran melalui Kartu Multi Trip (KMT), uang elektronik bank, atau pembayaran lewat QR-Code tiket melalui aplikasi mitra yang telah bekerja sama dengan KAI Commuter,” ungkap Joni.
Selain itu, KMT saat ini juga bisa digunakan untuk transaksi pembayaran tiket Bus Trans Yogyakarta, Bus Trans Jateng, dan sebagai alat transaksi dengan merchant-merchant yang telah bekerja sama dengan KAI Commuter.
KAI Commuter pun berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan Commuter Line Yogyakarta-Solo dengan berkolaborasi bersama Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Daerah setempat.
“KAI Commuter juga mengimbau kepada seluruh pengguna untuk menjaga fasilitas stasiun dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tidak melakukan aksi vandalisme,” tutup Joni. ***