Riki Junaidi juga menghadapi tantangan dalam hal sumber daya manusia (SDM).
Baca Juga: Go Global, 5 UMKM Binaan BRI Ikut Pameran Event Amazing Indonesia di Jeddah
Namun, Riki Junaidi mengatasinya dengan merekrut dan melatih tetangga.
Penjualan produk Riki Junaidi dilakukan dengan sistem titip di warung-warung setempat, memudahkan akses bagi konsumen.
Salah satu yang membuat "Njik Njik" berbeda dari kompetitornya adalah proses penggorengan yang dilakukan sebanyak tiga kali.
Hal itu memberikan cita rasa khas yang sulit ditandingi.
Saat ini, omzet penjualan keripik pisang “Njik Njik” mencapai puluhan juta rupiah per bulan.
Riki Junaidi mengapresiasi peran BRI yang telah memberikan berbagai dukungan, termasuk pelatihan, bazar, serta aspek pembiayaan.
"Kami berharap bisa terus terlibat dalam pelatihan dan pameran yang diadakan BRI untuk mendukung kemajuan UMKM kami," ungkap Riki Junaidi.
Berbagai insiatif dilakukan BRI dalam memberikan pemberdayaan bagi pelaku UMKM.
Salah satunya melalui penyelenggaraan Bazaar UMKM BRILiaN yang bertujuan memperluas penjualan dan jangkauan pemasaran produk UMKM.
BRI kembali mengadakan kegiatan Bazaar UMKM BRILiaN yang berlangsung di Area Taman BRI, Jakarta, Jumat, 18 Oktober 2024.