berita

Kemeriahan Warga Desa Wiro, Klaten Berebut 10 Gunungan Berisi Uang Tunai, Kambing dan Hasil Bumi Tradisi Rasulan

Senin, 30 September 2024 | 06:49 WIB
Ratusan warga Dukuh Wiro, Desa Wiro, Kecamatan Bayat, Klaten, Jawa Tengah, berebut gunungan hasil bumi, uang tunai dan tenongan dalam acara perayaan tradisi rasulan atau bersih desa. (Portaloka.id/Wulan KP)

KLATEN, PORTALOKA.ID - Ratusan warga berebut gunungan hasil bumi, uang tunai dan tenongan dalam acara perayaan tradisi rasulan atau bersih desa.

Kemeriahan tradisi rasulan atau bersih desa itu dilaksanakan di Dukuh Wiro, Desa Wiro, Kecamatan Bayat, Klaten, Jawa Tengah, Minggu, 29 September 2024.

Setalah didoakan gunungan tersebut diperebutkan masyarakat yang datang.

Ratusan warga saling berdesakan berebut 10 gunungan dan 200 tenong yang dipercaya dapat mendatangkan berkah.

Baca Juga: Ratusan Warga Demakijo, Klaten Ngalap Berkah Berebut 3 Kuintal Gunungan Beras Rojolele Srinuk dan Sayuran hingga Kemeriahan Kirab Budaya

Sebanyak 10 gunungan berisi ingkung ayam, kambing utuh, uang tunai pecahan Rp 5 ribuan hingga Rp 50 ribuan serta hasil bumi.

Sedangan tenongan berisi nasi tumpeng kecil, sayuran, buah-buahan serta jajanan pasar.

Hanya dalam waktu singkat gunungan sayur, uang tunai dan tenong ludes diperebutkan warga.

Mulai dari anak-anak, remaja, ibu-ibu hingga lansia rela ikut berebut gunungan itu.

Baca Juga: Kemeriahan Ratusan Warga Berebut 8 Gunungan Hasil Bumi dan Jajanan Pasar Festival Candi Kembar di Klaten, Bupati: Meningkatkan Potensi Wisata dan UMKM

Demi mendapatkan isi gunungan, warga harus berdesak-desakan hingga naik ke atas untuk berebut dengan warga lainnya.

Sebelum diperebutkan, gunungan dikirab keliling kampung dari salah satu rumah warga menuju Masjid Al Islam atau masjid Tiban sejauh 600 meter.

Ratusan warga Dukuh Wiro, Desa Wiro, Kecamatan Bayat, Klaten, Jawa Tengah, berebut gunungan hasil bumi, uang tunai dan tenongan dalam acara perayaan tradisi rasulan atau bersih desa. (Portaloka.id/Wulan KP)

Salah satu warga, Ernawati mengaku harus berdesak-desakan dengan warga lain untuk mendapatkan berkah dari bagian gunungan itu.

Halaman:

Tags

Terkini