berita

PT KAI Belum Laporkan Sopir Truk Molen yang Menemper Kereta Api Taksaka di Bantul Yogyakarta, Ini Alasannya

Jumat, 27 September 2024 | 17:06 WIB
Kondisi Kereta Api Taksaka pasca temperan Truk Molen di Bantul, D.I Yogyakarta. Ini alasan PT KAI belum laporkan sopir (IG @kai121_)

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry pun membocorkan hasil BAP.

Ia mengatakan sopir mengaku tidak melihat adanya tanda peringatan kereta akan melintas.

Baca Juga: Daihatsu Rombongan Emak-emak Pengajian Terguling di Sleman Yogyakarta, Mobil Bagian Atas Ringsek dan Kaca Pecah

"Pengakuan sopir truk tidak melihat ada tanda peringatan palang," kata Jeffry

Sopir Diduga Jadi Pihak yang Salah

Sebelumnya diberitakan, laka ini terjadi diduga gegara sopir truk, Suhatman (49) yang lalai tidak mengindahkan suara sirine tanda kereta akan melintas.

Saat palang proses akan menutup, truk bernomor polisi B 9240 JIQ nekat melaju.

"Pada saat palang pintu mau tertutup, melintas kendaraan truk molen nopol B 9240 JIQ yang melaju dari arah utara ke selatan," kata Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana.

Baca Juga: Lokomotif Kereta Api Taksaka Rusak Berat, Inilah Kondisi Masinis dan Asistennya Pasca Tertemper Truk Molen di Bantul Yogyakarta

Disamping itu, sebelum adanya laka Kereta Api Taksaka vs Truk Molen, penjaga palang pintu telah memberikan tanda bahaya pada masinis dan sopir.

Namun,jarak yang terlalu dekat membuat temperan tak bisa terhindarkan.

"Penjaga pintu suruh sopir untuk menabrak palang pintu, kemudian petugas palang pintu berlari ke arah datangnya kereta memberi lampu isyarat bahaya kepada kereta yang lewat dari arah barat. Karena jarak dekat terjadilah laka kereta," kata Jeffry.

Kerugian PT KAI Capai Rp1,9 Miliar

Temperan ini tentunya membuat PT KAI merugi.

 

Halaman:

Tags

Terkini