berita

4 Fakta Rekonstruksi Pengeroyokan Maut di Yogyakarta, Pelaku Paksa Koban Makan Telur Busuk hingga Siksa dengan Semut Rang-rang

Rabu, 18 September 2024 | 18:08 WIB
Ilustrasi Rekonstruksi Pengeroyokan Maut di Yogyakarta yang terinspirasi kasus Vina Cirebon (Freepik)

"Akhirnya korban ini dianiaya di situ, oleh kelompok MU dulu, kemudian setelah itu Djemari, kemudian ada salah satu tersangka menghubungi kelompok Lempuyangan akhirnya mereka datang ke situ ikut menganiaya lagi," kata Probo.

2. Rekonstruksi di 2 Tempat dengan Ratusan Adegan

Rekonstruksi yang dilakukan pada Selasa, 17 September 2024 dihelat di 2 tempat berbeda.

Pertama di lokasi kejadian di sebuah lapangan futsal Umbulharjo, Kota Jogja.

Lalu yang kedua di  Rumah Sakit (RS) Bethesda Lempuyangwangi, Danurejan, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Baca Juga: Momen Jennifer Coppen dan Kamari Sky Wassink Berangkat Umrah, Sempat Terganjal Masalah Visa dan Tiket

Probo mengatakan 15 tersangka, total melalukan 136 adegan dalam rekonstruksi.

Masing-masing tersangka melakukan 7 sampai 8 adegan.

"Karena ini 15 tersangka, ini kurang lebih ada 136 adegan. Satu tersangka bisa 7-8 adegan," jelas Probo.

3. Setiap Pelaku Miliki Peran Berbeda

Probo mengatakan 15 pelaku memiliki peran berbeda dalam kasus ini.

Baca Juga: Resep Sambal Wader Ekonomis, Rasanya Mantap Gurih Asam Pedas, Bikin Ngabisin Nasi Sebakul

Ia mengungkapkan ada yang bertugas memukul dan menendang F.

Lalu ada pula yang menyiksa korban F dengan semut rang-rang.

Bahkan ada yang memaksa F makan telur puyuh busuk yang diberi cabai.

Halaman:

Tags

Terkini