"Untuk hasil uji laboratorium sampel makanan keluar sekitar dua minggu lagi," sambung Jeffry.
Kepala SDU Aisyiyah Bantul, Suwardi mengatakan keracunan ini terjadi secara acak pada siswa.
Sedangkan semua siswa dari kelas 1 sampai 6 SDU Aisyiyah mengkonsumsi menu yang sama.
"Karena memang ini random sekali, ada anak yang terdampak dan tidak. Padahal mereka mengkonsumsi makanan yang sama. Kalau yang mengalami gejala mual itu ada 64 orang," ujar Suwardi.
Belajar dari kasus yang telah terjadi, Suwardi membeberkan akan memperketat bahan makanan yang akan diberikan pada siswa.
Lebih lanjut katanya, menu makan siang anak-anak akan ditinjau kembali.
"Nah, PJJ besok itu kami akan memperbaiki SOP terkait dengan bahan-bahan makanan yang masuk ke sekolah, jadi nanti di-review (ditinjau ulang) dulu," kata Suwardi.***