R melihat iklan lowongan kerja di Facebook lalu menghubungi nomor WhatsApp yang tercantum pada iklan tersebut.
Ia kemudian datang ke sebuah lokasi yang sudah ditentukan oleh pelaku perampokan.
"Korban datang, diajak kerja di angringan."
"Saat datang korban disuruh untuk memotong tempe untuk jualan angkringan itu."
"Korban juga diberi kopi oleh pelaku dan diminta untuk dihabiskan," ucap Aipda Yanuar Ichsan.
Setelah minum kopi itu, korban ajak untuk mulai membuka angkringan.
Setelah menghabiskan kopi, korban masih sempat melanjutkan memotong tempe.
Namun tak lama setelahnya, korban merasa dadanya berdetak kencang.
"Setelah kopi diminum habis, korban itu merasa dadanya, jantungnya berdetak kencang, merasa pusing juga."
"Setelah itu korban sudah enggak ingat apa-apa lagi," tambahnya.
Diduga, kopi yang diminum korban sudah diracik oleh pelaku.