Suwandi menyebut kalau Ipda BS tidak punya masalah dengan warga di sekitar rumahnya.
Ipda BS dikenal tertutup soal urusan pribadi.
"Kalau masalah dengan lingkungan tidak ada."
"Kalau masalah di luar saya enggak tahu," tambahnya.
“Pribadinya sama warga enggak pernah cerita, kalau bantu-bantu sering, jiwa sosialnya besar,” tutur Suwandi.
Jenazah Ipda BS dibawa ke RS Bhayangkara, Kalasan, Sleman, mengunakan mobil ambulans PMI Kulon Progo.
Ipda BS meninggalkan seorang istri dan tiga orang putri.
Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi karena masih menunggu hasil laporan otopsi. **