Suwandi menyebut kalau Ipda BS tidak punya masalah dengan warga di sekitar rumahnya.
Ipda BS dikenal tertutup soal urusan pribadi.
"Kalau masalah dengan lingkungan tidak ada."
"Kalau masalah di luar saya enggak tahu," tambahnya.
“Pribadinya sama warga enggak pernah cerita, kalau bantu-bantu sering, jiwa sosialnya besar,” tutur Suwandi.
Jenazah Ipda BS dibawa ke RS Bhayangkara, Kalasan, Sleman, mengunakan mobil ambulans PMI Kulon Progo.
Ipda BS meninggalkan seorang istri dan tiga orang putri.
Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi karena masih menunggu hasil laporan otopsi. **
Artikel Terkait
Lahan Kosong Seluas 2 Hektar di Klaten Terbakar, Nyaris Merempet ke Pemukiman Warga, Diduga Gara-gara Bakar Sampah
Terios Tabrak Brio di Klaten, Mobil Terguling dan Melintang di Tengah Jalan, Diduga Pengemudi Mengantuk
3 Fakta Mobil Terios Menabrak Brio Lalu Bentur Vario di Klaten, Kendaraan Terseret 10 Meter dan Terguling di Tengah Jalan
2 Perempuan Maling Tas Pedagang Pasar Gedhe Klaten, Berisi Uang Puluhan Juta, Pelaku Sempat Kabur ke Arah Alun-alun
3 Fakta Dua Wanita Maling Tas Milik Pedagang di Pasar Gedhe Klaten, Tas Berisi Uang Rp 12 Juta hingga Terancam Penjara 5 Tahun
Polisi di Kulon Progo Ditemukan Tewas di Rumahnya, Diduga Nekat Bunuh Diri Pakai Pistol
Sosok Polisi di Kulon Progo yang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Begini Kata Pak RT