berita

Miris! Bayi Baru Lahir Dibuang di Tumpukan Sampah Tepi Sungai di Klaten, Tali Pusar Belum Dipotong, Ini Fakta-faktanya

Selasa, 13 Agustus 2024 | 14:42 WIB
Pihak Kepolisan Klaten, Jawa Tengah mengejar pelaku pembuangan bayi terbungkus tas plastik di Desa Ngabeyan, Kecamatan Karanganom, Klaten, Jawa Tengah Senin sore, 12 Agustus 2024. (Istimewa/ Tim Portaloka.id)

"Saksi kemudian melapor ke Polsek Karanganom agar penemuan bayi tersebut ditindak lanjuti."

"Bayi tersebut diberikan perawatan yang selanjutnya dibawa ke Rumah sakit Bagas waras," tambah AKP Panut Haryono.

Baca Juga: Polisi Kejar Pelaku dan Cari Orangtua Bayi yang Dibuang Terbungkus Tas Plastik di Tumpukan Sampah Tepi Sungai di Klaten

2. Kondisi Korban

Seorang bayi yang ditemukan terbungkus tas plastik di tumpukan sampah tepi sungai di Klaten, Jawa Tengah diduga baru saja dilahirkan. (Istimewa/Tim Portaloka.id)

Saat dibawa ke Puskesmas Karanganom, bayi tersebut dalam keadaan sehat.

Dari hasil pemeriksaan pihak puskesmas, bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dengan berat 2,9 kilogram dan panjang 47 centimeter.

Saat itu kondisi bayi masih bersama tali pusar dan ari-ari yang menempel.

"Kondisinya tadi datang Alhamdulillah sudah menangis."

"Tetapi memang tali pusar belum dipotong, jadi masih bersama ari-arinya," kata Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Klaten, Bekti Sayekti.

Baca Juga: Diduga Baru 6 Jam Dilahirkan, Bayi Ditemukan di Tumpukan Sampah Pinggir Sungai Klaten, Tali Pusar Belum Terpotong

Bekti Sayekti menyampaikan pihak tenaga medis pukesmas yang memotong ari-ari bayi malang tersebut.

"Teman-teman puskesmas tadi yang memotong, kemudian melakukan perawatan untuk bayi baru lahir," lanjutnya.

Lebih lanjut, Bekti Sayekti mengatakan jika bayi tersebut diperkirakan baru dilahirkan sekitar 6 jam saat ditemukan.

Setelah menjalani pemeriksaan di Puskesmas Karanganom, bayi malang itu lantas dibawa ke Rumah Sakit Bagas Waras untuk diberikan perawatan lebih lanjut. 

Halaman:

Tags

Terkini