PORTALOKA.ID - Tragedi maut yang menewaskan FN, ketua OSIS SMAN 1 Cawas, Klaten, Jawa Tengah menyisakan trauma bagi siswa lain.
Mereka tidak menduga perstiwa itu akan mencelakai temannya hingga tewas.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten berencana memberikan pendampingan psikologi terhadap guru dan seluruh siswa.
Pendampingan tersebut bertujuan untuk menghilangkan trauma bagi guru dan siswa.
"Kami pemerintah daerah sudah berkerjasama dengan pihak sekolah untuk memberikan pendampingan psikologi kepada anak-anak."
"Khususnya anak-anak yang kemarin ikut perayaan ulang tahun," ujar Bupati Klaten, Sri Mulyani, Jumat (12/07/2024).
"Diberikan pendampingan supaya anak-anak tidak mengalami trauma," tambahnya.
Sri Mulyani juga menyempatkan untuk melihat kondisi kolam taman sekolah, lokasi tewasnya FN.
"Dalam silaturahmi ini, sekaligus menguatkan guru-guru sekolah agar tetap kuat dan semangat, apalagi pada 22 Juli anak-anak sudah masuk sekolah," ujarnya.
Sri Mulyani meminta pihak sekolah untuk lebih intens mengawasi aktivitas siswa.
Bupati juga berpesan pada siswa agar tidak berlebihan dalam merayakan ulang tahun.
"Merayakan ulang tahun boleh asal uforia kebahagiaan itu jangan berlebihan."