PORTALOKA.ID - Organisasi Keagamaan Islam NU (Nahdlatul Ulama) menetapkan 1 Muharram 1446 H atau Tahun Baru Islam jatuh pada Senin, 8 Juli 2024.
Hal ini didasarkan pada Pengumuman surat bernomor: 046/LF-PBNU/VII/2024 Tentang Awal Bulan Muharram 1446 Η.
Sebelumnya, Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah menyelenggarakan rukyatul hilal atau pemantauan hilal yang digelar di sejumlah wilayah pada Sabtu Wage 29 Dzulhijjah 1445 H/6 Juli 2024 M.
Dari pantauan tersebut, hilal dinyatakan belum terlihat.
Berbeda dari NU, Pemerintah menetapkan 1 Muharram 1446 H lebih awal yaitu jatuh pada Minggu, 7 Juli 2024.
Keputusan ini didasarkan pada Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri yang disahkan pada Senin, 26 Februari 2024 lalu.
Dari SKB itu, Menteri Agama (Menag), Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) telah menandatangani kesepakatan Libur Nasional bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sama dengan pemerintah Indonesia, Organisasi keagaan Muhammadiyah menetapkan 1 Muharram 1446 H jatuh pada Minggu, 7 Juli 2024.
Hal ini didasarkan pada kriteria Kalender Hijriah Global Tunggal (KGHT) yang ditentukan oleh konjungsi dan imkan rukyat.
Dari pantauan tersebut, konjungsi bulan yang terjadi pada Jumat (5/7/2024) pukul 22.57.19 GMT atau 05.57 WIB.
Lalu imkan rukyat atau kemungkinan terlihatnya bulan sabit pertama terjadi pada Sabtu, (6/7/2024) pukul 11.30.38 GMT atau 18.30 WIB.
Pada waktu tersebut, tinggi bulan yang diamati sekitar enam derajat dan elongasi delapan derajat.***