berita

Dugaan Perundungan Siswa SMPN 6 Rajadesa Ciamis Mencuat, Begini Kronologinya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 05:12 WIB
Ilustrasi - Dugaan perundungan terhadap siswa SMPN 6 Rajadesa, Kabupaten Ciamis (Portaloka.id)

CIAMIS, PORTALOKA.ID - Dugaan perundungan atau bullying terhadap seorang siswa SMPN 6 Rajadesa, Kabupaten Ciamis, menjadi sorotan.

Siswa berinisial A dikabarkan harus menjalani perawatan di rumah sakit setelah diduga mengalami perundungan oleh teman sekolahnya.

Berdasarkan keterangan seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, dugaan perundungan itu bermula dari persoalan yang melibatkan siswa A dengan siswi perempuan.

Menurut narasumber, A sebelumnya diduga melakukan tindakan pelecehan terhadap siswi tersebut. Namun, Ia mengaku melakukan perbuatan itu karena disuruh oleh temannya.

Baca Juga: Keracunan MBG di Cirebon Tembus 331 Orang, 199 Pasien Dirawat Inap, Dapur SPPG Disuspend

Pihak sekolah kemudian memanggil siswa A untuk dimintai keterangan terkait dugaan tindakan tersebut. Dalam proses itu, siswa A disebut mengakui perbuatannya.

Namun, persoalan diduga berlanjut setelah pemanggilan tersebut. Siswa A disebut mengalami perundungan dari teman yang sebelumnya menyuruhnya melakukan tindakan terhadap siswi perempuan tersebut.

“Setelah kejadian itu, A diduga mengalami bullying dari temannya yang menyuruh dia melakukan perbuatan tersebut,” ujar narasumber yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Narasumber tersebut juga menyebut kondisi siswa A berujung pada perawatan di rumah sakit. Meski demikian, dugaan perundungan maupun kaitannya dengan kondisi kesehatan siswa tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pendalaman lebih lanjut.

Baca Juga: Tampil Gemilang di Kejurda FORBASI Jabar, MI Bojongsari Ciamis Pulang Bawa Medali

Kepala Sekolah Bantah Adanya Perundungan

Kepala SMPN 6 Rajadesa, Kartiningsih, S.Pd., memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui telepon pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Kartiningsih mengaku tidak mengetahui adanya dugaan perundungan terhadap siswa berinisial A. Ia juga mengaku tidak mengetahui maupun menerima informasi mengenai kejadian tersebut.

“Saya tidak mengetahui dan tidak menerima informasi adanya bullying,” kata Kartiningsih saat dikonfirmasi.

Halaman:

Tags

Terkini