Untuk memastikan informasi pelatihan diketahui masyarakat luas, BLK Kota Banjar melakukan sosialisasi melalui berbagai saluran komunikasi.
Informasi pembukaan pelatihan disebarkan melalui grup WhatsApp desa dan kelurahan serta media sosial yang berkaitan dengan ketenagakerjaan.
Cara tersebut dilakukan agar masyarakat tidak kehilangan kesempatan mengikuti program pelatihan yang dibuka. Terlebih, setiap program memiliki persyaratan dan proses seleksi masing-masing.
Doni menambahkan, sasaran peserta juga menyesuaikan dengan program yang tersedia. Sejumlah program diarahkan kepada lulusan SMA dan SMK, sementara program lainnya memiliki sasaran peserta sesuai ketentuan masing-masing.
Baca Juga: Boy Thohir Borong 30 Juta Saham MGLV di Tengah Transformasi Bisnis Data Center
Pada pelatihan tertentu, peserta juga dapat memperoleh kesempatan mengikuti pemagangan sebagai bagian dari proses menuju dunia kerja.
Dengan target penempatan 80 persen tersebut, BLK Kota Banjar kini dituntut tidak hanya menghasilkan peserta yang terampil, tetapi juga memastikan keterampilan tersebut memiliki keberlanjutan setelah pelatihan selesai.***