KOTA BANJAR, PORTALOKA.ID - UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Banjar, Jawa Barat, tidak ingin program pelatihan keterampilan berhenti sebatas memberikan keahlian kepada peserta.
Tahun ini, BLK menargetkan sekitar 80 persen lulusan dapat terserap ke dunia kerja atau mampu melanjutkan ke jalur kewirausahaan.
Kepala UPTD BLK Kota Banjar, Doni Ismaya, S.IP, mengatakan target tersebut menjadi salah satu ukuran keberhasilan pelaksanaan pelatihan. Lulusan tidak hanya diarahkan memperoleh keterampilan, tetapi juga didorong agar memiliki akses menuju pekerjaan maupun mampu mengembangkan usaha mandiri.
"Target tahun ini 80 persen harus ada penempatan kerja," kata Doni.
Baca Juga: BRI Multiguna Pre-Approved Solusi Kebutuhan Dana Anda, Mudah dan Cepat, Simak Cara Pengajuannya
Menurutnya, penempatan lulusan dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yakni bekerja di industri atau perusahaan serta mengembangkan usaha secara mandiri. Namun, karena jumlah perusahaan di Kota Banjar terbatas, pihaknya juga memberikan perhatian terhadap pengembangan kewirausahaan bagi para peserta.
"Karena di Banjar perusahaan tidak terlalu banyak, kita memprioritaskan supaya lulusan juga bisa berwirausaha," ujarnya.
Pelatihan Gratis, Peserta Terbuka dari Luar Banjar
Doni menjelaskan, pelatihan yang diselenggarakan UPTD BLK Kota Banjar pada prinsipnya tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat Kota Banjar.
Baca Juga: Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar Tagih Kewajiban Uji Laboratorium IPAL SPPG Setiap Tiga Bulan
Kesempatan tersebut terbuka bagi masyarakat dari luar daerah, bahkan dapat menjangkau peserta dari berbagai wilayah Indonesia sesuai program dan ketentuan yang berlaku.
Peserta terlebih dahulu melakukan pendaftaran dan mengikuti proses seleksi. Mereka yang dinyatakan lolos kemudian mengikuti pelatihan sesuai bidang yang dipilih.
Seluruh proses pelatihan bagi peserta program tersebut tidak dipungut biaya karena anggarannya berasal dari program Kementerian Ketenagakerjaan.