“Sambil nunggu kami bikin makanan ala kadarnya, sambil nunggu walaupun ngga itung gizi, ngga lengkap, dan banyak kekurangan berkat bantuan teman-teman,” tulisnya lagi.
“Aku cuma mau kasih tahu kalau di pelosok tidak bisa dijangkau MBG yang seharusnya jadi hak anak sekolah di nusantara ini,” tambahnya.
Ia juga berharap bahwa akses menuju sekolah diperbaiki agar memudahkan anak-anak pulang pergi serta MBG bisa segera menjangkau mereka.
Baca Juga: Menutup dengan Haru, Membuka Semangat Baru Penutupan MATAMUDA MI Cirajasa Cianjur 2026/2027
Menuai Beragam Respons Warganet
Video viral yang ditonton lebih dari 160 ribu itu juga menuai beragam komentar dari warganet, seperti memuji tindakan sang guru hingga harapan agar pelaksanaan lebih baik.
Beberapa komentar seperti, “Padahal ini yang membutuhkan MBG, mereka yang ada di wilayah 3T,” tulis akun @ric*****o
“MBG tepat sasaran ini yang didukung, harusnya adik-adik ini yang menjadi prioritas penerima MBG,” tulis akun @dya***********i
Warganet juga terlihat mengusulkan agar pemerintah setempat menyerahkan pelaksanaan MBG kepada masyarakat setempat.
“Kalau guru tidak bisa memasak karena waktunya kurang, mama-mama di sana saya yakin ikhlas memasakkan untuk anak-anak, tinggal sediakan bahan-bahannya dan peralatannya,” tulis akun @fan*******0.***