PORTALOKA.ID - Tengah viral di media sosial sebuah video seorang pria diduga intel dari Polda DIY diamankan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada Rabu malam, 17 Juni 2026.
Pria mengenakan kaos hitam itu diduga ikut masuk ke dalam rombongan mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) UMY usai menggelar aksi di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta.
Dalam video yang beredar, sejumlah mahasiswa mencecar identitas pria tersebut sampai mengaku bahwa dirinya mendapat tugas dari kepolisian untuk mengamankan aksi.
Bersama para mahasiswa, pria tersebut juga sempat melakukan panggilan untuk dijemput di gedung Rektorat UMY.
Mengaku dari Polda DIY, Masuk Kampus Tanpa Izin
Setelah ditodong pertanyaan dari para mahasiswa, pria tersebut mengaku sedang menjalankan tugas dan meminta maaf karena memasuki area kampus tanpa izin.
“Saya Daffa dari Polda DIY berpangkat Bripka, saya meminta maaf kepada seluruh mahasiswa UMY karena telah memasuki kampus UMY tanpa surat izin dan tidak ada perintah,” ucap pria tersebut dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @umy_bergerak pada Rabu, 17 Juni 2026.
“Saya tidak akan mengulangi perbuatan saya. Saya diperintah oleh Bapak Bejo dengan pangkat AKBP unit Sosial Budaya,” lanjutnya.
Video tersebut lantas menunjukkan sosok ‘Pak Bejo’ yang maju dan meminta maaf kepada mahasiswa.
“Terima kasih rekan-rekan mahasiswa UMY atas partisipasi tadi kegiatan di Titik Nol. Saya mewakili anggota kami, nama saya Satrio,” ucapnya.
Namun, penyampaian permintaan maaf di kampus tidak dilanjutkan lagi dan keduanya diamankan usai situasi mulai memanas karena Daffa yang menyebut nama berbeda.
Polda DIY Akui Keberadaan Anggotanya di Kampus UMY