PORTALOKA.ID - Sebagian publik di media sosial tengah ramai memperbincangkan keluhan seorang siswa di Desa Nyofifi, Kecamatan Bacan Timur, Halmahera Selatan, Maluku Utara (Malut).
Terlihat dalam unggahan TikTok @RifandiPiter, pada Rabu, 3 Juni 2026, siswi tersebut memperlihatkan derasnya jalur sungai yang dilewatinya menuju ke sekolah.
"Mohon maaf untuk Ibu Sherly kalau saya lancang," ujar siswi asal Desa Nyofifi itu.
Dengan nada santun, siswi itu lantas menginginkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Malut langsung turun tangan membuatkan jembatan di atas sungai.
"Tolong, kami tidak bisa pergi sekolah karena tidak ada jembatan," ucap siswi tersebut.
Mereka juga terpaksa tidak masuk sekolah akibat Desa Nyonyifi selalu dilanda banjir.
Kondisi ini membuat mereka terisolasi dan tidak bisa ke luar rumah.
"Mohon bantuannya, banjir begini membuat kami tidak bisa pergi ke sekolah," sambungnya.
Baca Juga: 4 Fakta di Balik Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung Sehari Pasca Dadan Hindayana Dicopot
Siswi Malut: Tolong, Kami Ingin Kejar Pendidikan
Dalam penuturannya, siswi tersebut menjelaskan kebanyakan anak sekolah terpaksa mengorbankan waktu belajar.
Padahal, dirinya bersama teman-teman sekolahnya sangat antusias mengenyam ilmu pendidikan di sekolah.
"Tolong, kami mau kejar pendidikan lagi. Mohon maaf, mohon maaf kalau lancang ke ibu Sherly, mohon maaf," tutur sang siswi asal Desa Nyofifi tersebut.