Saat itu, Thoudy Badai disebut tengah menggunakan armada laut Global Sumud Flotilla di perairan Siprus, Mediterania Timur pada Senin, 18 Mei 2026 waktu setempat.
"Kami mengajak seluruh rekan pewarta foto, jurnalis, dan masyarakat untuk terus mendoakan keselamatan Thoudy Badai agar segera ditemukan dalam kondisi selamat," tutur Dwi.
Desakan Pemerintah Tempuh Jalur Diplomasi
Di lain pihak, Dewan Pers kini diketahui tengah meminta Pemerintah Indonesia untuk menempuh jalur diplomasi untuk membebaskan 3 jurnalis Indonesia yang diduga ditangkap oleh Angkatan Laut Israel.
"Dewan Pers mengecam tindakan militer Israel yang melakukan pencegatan dan penangkapan terhadap jurnalis Indonesia bersama awak sipil lainnya di perairan internasional saat dalam perjalanan menuju Gaza, Palestina,” demikian pernyataan Dewan Pers, pada Selasa, 19 Mei 2026.
Hingga berita ini terbit, belum ada informasi resmi lebih lanjut mengenai penyebab hilangnya komunikasi maupun kondisi terkini Thoudy dan rombongan relawan yang mengikuti pelayaran tersebut.***