"Dalam beberapa minggu, harga bensin di SPBU melonjak 40 persen hanya dalam 1 bulan," ungkap Fortune.
"Pada pertengahan 1974, harga efektif telah meningkat 3 kali lipat, dan ketersediaan bahan bakar runtuh (pada masa itu)," tambahnya.
Baca Juga: Prabowo Perintahkan Menteri ESDM Tingkatkan Cadangan BBM hingga 3 Bulan
Kini, ketegangan di Timur Tengah berdampak langsung pada perdagangan energi global.
Selat Hormuz di Iran: Jalur Minyak Mentah
Risiko gangguan di jalur vital seperti Selat Hormuz di Iran, dinilai telah menimbulkan kekhawatiran terhadap kelancaran distribusi minyak mentah.
Lonjakan harga minyak menjadi konsekuensi dari ketidakpastian tersebut.
Di sisi lain, harga minyak mentah meningkat signifikan sejak konflik memanas, memicu tekanan biaya pada sektor transportasi, industri, dan rumah tangga.
Pada beberapa negara, pemerintah mulai mengambil langkah penghematan energi.
Hal itu termasuk membatasi perjalanan dinas, mengurangi jam kerja kantor, hingga mendorong pekerja untuk bekerja dari rumah.***