PORTALOKA.ID - Ribuan guru madrasah swasta dari sejumlah daerah menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026.
Massa yang tergabung dalam Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) ini tiba di depan Gedung DPR/MPR sekitar pukul 10.00 WIB.
Mereka berasal dari sejumlah daerah seperti Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten hingga Aceh.
Sebagian besar peserta aksi terlihat mengenakan pakaian putih dengan bawahan hitam.
Baca Juga: Siap-Siap Merapat! Kementerian Hukum Bakal Buka Rekrutmen CPNS 2026, Ini Bocoran Jumlah Formasinya
Tuntutan Guru Madrasah Swasta
Aksi guru madrasah swasta ini untuk menuntut kesetaraan dan perlakuan yang sama seperti guru madrasah negeri.
Mereka menilai, pemerintah selama ini diskriminatif terhadap guru madrasah swasta.
Dalam aksinya para guru menyampaikan empat poin tuntutan.
Baca Juga: Guru Madrasah Bukan Beban Anggaran, Ini 3 Fokus GTK Madrasah 2026, Salah Satunya Pengangkatan PPPK
Orator aksi mememinta agar pemerintah dan DPR RI tidak diskriminatif terhadap guru madrasah swasta.
Para guru madrasah swasta juga menuntut agar mereka diberikan kesempatan dalam rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
"Kami guru madrasah swasta meminta agar disetarakan dan dapat ditempatkan di seleksi PPPK dan dan dapat ditempatkan di madrasah negeri atau swasta," ujar orator.
Tuntutan selanjutnya, para guru meminta kepada pemerintah agar pemberian tunjangan sertifikasi atau tunjangan lain dibayarkan secara rutin setiap bulan seperti sistem penggajian.