"Sampai di TKP, ada motor yang mau menyeberang dari arah barat ke timur," kata Rita.
Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan antara dua motor tak dapat terhindarkan.
"Karena terlalu dekat, akhirnya dua motor itu bertabrakan," ujarnya.
3. Kondisi Korban
Kerasnya benturan membuat, pemotor 1, DP mengalami luka lecet di tangan dan kaki.
Sedangkan pembonceng NT alami luka lecet di tangan dan kaki.
Sementara, pemotor kedua mengalami cedera kepala dan leher.
Korban akhirnya menghembuskan napas terakhirnya saat sampai di RS UII Pandak Bantul.
"Untuk pemotor AB 2193 WY mengalami cedera kepala dan leher, pemotor itu dinyatakan meninggal dunia ketika sampai rumah sakit UII Pandak," ucapnya.
Itulah deretan fakta tabrakan motor di Sradakan Bantul.***