Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Bojong bersama Unit INAFIS Sat Reskrim Polres Pekalongan dan tenaga medis dari Puskesmas Bojong 2 langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah TKP.
Berdasarkan pemeriksaan medis, korban diperkirakan sudah meninggal dunia selama beberapa hari sebelum ditemukan.
Hal ini ditandai dengan wajah yang menghitam, adanya lebam mayat, serta keluarnya cairan dari mulut dan telinga.
“Dari hasil pemeriksaan luar oleh tim medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban."
"Kondisi rumah pun dalam keadaan rapi, tidak acak-acakan, dan barang-barang berharga milik korban seperti sepeda motor Honda Vario serta kunci-kunci masih utuh di tempatnya,” jelas Ipda Warsito.
Di dalam kamar korban, polisi menemukan fakta yang memperkuat dugaan bahwa korban meninggal dunia karena sakit.
Petugas menemukan berbagai macam merk obat-obatan di bawah tempat tidur korban.
“Dokter memperkirakan korban meninggal karena penyakit yang dideritanya."
"Hal ini dikuatkan dengan temuan berbagai jenis obat di dekat lokasi penemuan jasad."
"Pintu dan jendela rumah juga semua dalam keadaan terkunci dari dalam saat keluarga tiba,” tambahnya.
Pihak keluarga korban menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah.