Tak sedikit warganet yang memuji sikap ikhlas keluarga di tengah beredarnya klaim kejanggalan kronologi hilangnya Ali.
Beberapa komentar dari warganet seperti, “Bapaknya se-ikhlas itu, netizen suudzon mulu,” tulis akun @rama******9
“Bapaknya baik, ikhlas banget. Sehat selalu ya, Pak,” tulis akun @ani***7
“Salut sama bapaknya yang ikhlas tanpa menyalahkan satu pihak, untuk keluarga Ali semoga diberikan ketabahan,” tulis akun @mita******2
“Bapaknya Ali ikhlas dan tulus, sabar banget, sehat selalu. Beliau tidak memojokkan Himawan sedikit pun padahal netizen banyak yang menyalahkan Himawan,” tulis akun @nurm***_
Baca Juga: Indonesia Sukses Memulangkan 27.768 WNI dari Situasi Krisis di Sepanjang 2025
Pemakaman Ali Dilakukan di Magelang
Sementara itu, jenazah Ali tiba di rumah duka yang berada di Magelang pada Kamis malam, 15 Januari 2026.
Peti jenazahnya tak langsung ditutup rapat dari RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga usai pemeriksaan medis karena permintaan keluarga yang ingin melihat Ali untuk terakhir kalinya.
Usai dishalatkan di masjid lingkungan setempat, jenazah langsung dimakamkan di Pemakaman Umum Sidotopo, Kelurahan Kedungsari.
Kronologi Hilangnya Syafiq Ridhan Ali Razan
Ali diketahui mendaki Gunung Slamet via Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang bersama Himawan.
Keduanya disebut ingin melakukan pendakian tektok atau tanpa menginap pada 27 Desember 2025.
Himawan sempat merasakan kakinya sakit saat berada di Pos 5 dan Syafiq turun lebih dulu untuk mencari bantuan.
Baca Juga: Baladsantri Pemangku Asih Gelar Santunan Yatim Di Desa Nasol Cikoneng Ciamis