berita

Modal Positif Pemerintahan Prabowo Menatap Ekonomi 2026

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:35 WIB
Presiden Indonesia, Prabowo Subianto. (Instagram @presidenrepublikindonesia)

Sentimen positif tercermin di pasar saham. LaporanBRI Danareksa Sekuritas mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 3,4% secara year to date dan sempat mencetak rekor tertinggi dengan menembus level psikologis 9.000 pada pekan pertama Januari 2026.

Secara historis, penguatan awal tahun kerap menjadi sinyal membaiknya minat risiko investor.

Namun, BRI Danareksa Sekuritas mengingatkan bahwa kinerja setahun penuh tetap ditentukan faktor makro dan rotasi sektoral.

 

Baca Juga: Presiden Prabowo Ingatkan Petinggi BUMN: Kalau Tak Sanggup Mengabdi, Berhenti Saja

Pengalaman 2025 menunjukkan penguatan IHSG juga bisa didorong oleh reli terbatas pada saham-saham tertentu.

Dari sisi domestik, inflasi mulai bergerak menuju level yang lebih sehat. Inflasi Desember 2025 tercatat 2,92%, tertinggi sejak 2022, didorong harga emas, volatile food, dan penyesuaian harga yang diatur pemerintah. Inflasi inti yang meningkat moderat mencerminkan pemulihan permintaan domestik.

Kebijakan upah juga bergerak lebih seimbang. Kenaikan Upah Minimum Provinsi 2026 rata-rata 5,82% dinilai menjaga daya beli tanpa membebani dunia usaha. Di sejumlah daerah, seperti Sulawesi Tengah, kenaikan upah mencerminkan dampak positif hilirisasi nikel.

Meski rupiah dan yield masih berfluktuasi, arus dana asing menunjukkan sinyal konstruktif. Investor global kembali mencatatkan net inflow ke pasar obligasi dan saham di awal tahun.

 

Baca Juga: Siswi Sekolah Rakyat Dasar Beri Surat ke Presiden Prabowo: Terima Kasih Kami Bisa Merasakan Sekolah

Dengan kombinasi stabilitas makro, normalisasi inflasi, dan dukungan arus modal, awal kuat 2026 menjadi bekal penting bagi pemerintahan Prabowo menjaga optimisme ekonomi nasional. ***

Halaman:

Tags

Terkini