Kamis, 4 Juni 2026

Modal Positif Pemerintahan Prabowo Menatap Ekonomi 2026

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Kamis, 15 Januari 2026 | 12:35 WIB
Presiden Indonesia, Prabowo Subianto. (Instagram @presidenrepublikindonesia)
Presiden Indonesia, Prabowo Subianto. (Instagram @presidenrepublikindonesia)

PORTALOKA.ID - Ekonomi Indonesia memulai 2026 dengan angin segar. Mengapa demikian?

Sejumlah indikator ekonomi menunjukkan sentiment positif, mulai dari pasar keuangan, pasar saham, hingga inflasi.

Pasar keuangan dibuka dengan momentum yang jauh lebih kuat dibanding awal 2025. Kondisi ini menjadi modal positif bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menatap arah ekonomi nasional sepanjang 2026.

Dalam laporannya, BRI Danareksa Sekuritas menilai titik awal 2026 jauh lebih stabil, didukung membaiknya situasi makro global dan domestik.

Baca Juga: Respons Aspirasi Publik, Prabowo Rehabilitasi 3 Mantan Direksi ASDP

 

Tekanan besar yang sempat membayangi pasar tahun lalu, mulai dari dolar AS yang kuat, lonjakan yield global, hingga likuiditas ketat, kini perlahan mereda.

“Starting point 2026 terlihat jauh lebih stabil dibandingkan awal 2025, dengan sejumlah headwind utama kini justru mereda,” tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam laporan terbarunya, Rabu, 14 Januari 2026.

Dari sisi global, inflasi yang terus mendingin membuka ruang bagi kebijakan moneter yang lebih longgar.

Ekspektasi The Fed yang cenderung akomodatif diperkirakan menekan penguatan dolar AS dan mempersempit diferensial suku bunga. Kondisi ini dinilai lebih ramah bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Baca Juga: Kisah Januari Yusuf Ibrahim, Mahasiswa Asal Garut Jual Gorengan Keliling Sambil Kuliah, Dapat Hadiah Wisuda dari Prabowo

 

Likuiditas global juga masih relatif longgar. Yield jangka pendek tertahan, sementara kenaikan yield tenor panjang lebih dipicu oleh risiko fiskal dan geopolitik, bukan karena pengetatan moneter agresif. Situasi tersebut memberi ruang bagi stabilitas pasar obligasi dan aset berisiko.

IHSG Positif hingga Inflasi Lebih Sehat

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X