berita

Survivor Tak Ditemukan, Operasi Pencarian Pendaki yang Hilang Asal Magelang di Gunung Slamet Resmi Ditutup

Kamis, 8 Januari 2026 | 18:35 WIB
Pencarian Syafiq Ridhan Ali Razan pendaki asal Magelang di Gunung Slamet resmi ditutup (Instagram/paicongalvaro17)

Baca Juga: Hanya Punya Stok Telur Tomat? Yuk Masak Jadi Resep Misua Telur Tomat, Menu Sat-set Cocok Dihidangkan Saat Hujan

Menurut keterangan dalam unggahan tersebut, setelah tanggal 7 Januari 2026, pencarian mandiri bisa dilakukan dengan berkoordinasi bersama pihak basecamp.

“Untuk di atas tanggal 7 Januari itu, pemantauan dan boleh untuk penyisiran jika rekan-rekan ingin ikut andil, yang penting dikomunikasikan dengan pihak basecamp,” sambungnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang pun memberikan dukungan pada upaya pencarian lanjutan pada Ali.

Mengutip dari laman resminya, Pemkot Magelang tetap akan membantu kebutuhan logistik sebagai bentuk empati dan kepedulian.

Baca Juga: Komdigi Buka Rekrutmen Calon Anggota Komisi Informasi Pusat, Pendaftaran hingga 15 Januari 2026, Usia Minimal 35 Tahun

“Walaupun tidak diminta, kami tetap membantu. Ini adalah wujud empati dan solidaritas kami kepada keluarga dan semua pihak yang masih berupaya mencari,” ucap Catur Budi Fajar Sumarmo, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Magelang dalam keterangannya, dikutip pada Kamis, 8 Januari 2026.

Diketahui bahwa Ali adalah anak dari salah satu ASN di lingkup wilayah kerja Pemkot Magelang dan sang ayah pun sempat ikut dalam proses pencarian ke Gunung Slamet.

Kronologi Hilangnya Syafiq Ridhan Ali Razan

Ali diketahui mendaki Gunung Slamet via Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang bersama Himawan Choidar Bahran.

Baca Juga: Resep Cumi Goreng Lengkuas Empuk Gurih Wangi Dengan Bumbu Rempah, Cocok Jadi Menu Spesial Di Akhir Pekan

Keduanya disebut ingin melakukan pendakian tektok atau tanpa menginap pada 27 Desember 2025.

Himawan sempat cedera kaki dan Ali turun lebih dulu untuk mencari bantuan.

Sejak turun, Ali hilang kontak dan Himawan ditemukan tim SAR pada Selasa, 30 Desember 2025 di pos 9 dalam keadaan lemas.

Tim relawan gabungan sudah memulai pencarian kepada keduanya sejak Minggu, 28 Desember 2025 karena rencana tektok tapi tak kunjung turun ke basecamp.***

Halaman:

Tags

Terkini