berita

Bupati Hamenang dan Wabup Benny Gercep Cek Lokasi Banjir di Juwiring Klaten

Senin, 22 Desember 2025 | 17:05 WIB
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo bersama Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto Tinjau Lokasi Banjir di Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Minggu malam, 22 Desember 2025. (Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)

PORTALOKA.ID - Diguyur hujan dengan intensitas tinggi, sejumlah wilayah di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dilanda banjir.

Salah satu wilayah yang dilanda banjir adalah Kecamatan Juwiring.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo bersama Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto serta instansi terkait meninjau langsung lokasi banjir di Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Minggu malam, 22 Desember 2025.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati didampingi oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Camat Juwiring, serta jajaran terkait.

Baca Juga: SELAMAT! 2.814 PPPK Paruh Waktu Bangka Resmi Dilantik, Bupati Pastikan Gaji Naik Rp200 Ribu pada 2026

Kunjungan dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mengevaluasi langkah penanganan yang telah dan akan dilakukan.

Hamenang menyampaikan bahwa peninjauan ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait terjadinya banjir di wilayah tersebut.

Ia mengapresiasi langkah cepat aparat di lapangan yang telah lebih dulu melakukan penanganan awal.

“Saya bersama Mas Wakil, didampingi Kepala Pelaksana BPBD dan Camat, mengecek langsung kondisi banjir di Desa Taji, Juwiring."

Baca Juga: 15 Ide Kado Natal 2025 untuk Mama yang Pasti Bermanfaat, Bikin Momen Spesial Makin Berkesan!

"Alhamdulillah, jajaran pemerintah kecamatan dan BPBD sudah berada di lapangan sejak awal untuk memantau kondisi sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak,” tuturnya.

Hamenang menjelaskan bahwa hasil peninjauan menunjukkan perlunya penanganan jangka menengah dan panjang, khususnya pada aliran sungai yang membutuhkan pembangunan talut.

Mengingat proses penanganan tidak dapat dilakukan secara instan, Pemerintah Kabupaten Klaten akan melakukan kolaborasi lintas sektor.

“Beberapa aliran sungai membutuhkan penanganan berupa pembangunan talut."

Halaman:

Tags

Terkini