Minggu, 19 Juli 2026

Bupati Hamenang dan Wabup Benny Gercep Cek Lokasi Banjir di Juwiring Klaten

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Senin, 22 Desember 2025 | 17:05 WIB
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo bersama Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto Tinjau Lokasi Banjir di Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Minggu malam, 22 Desember 2025. (Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo bersama Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto Tinjau Lokasi Banjir di Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Minggu malam, 22 Desember 2025. (Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)

Baca Juga: 4.179 PPPK Paruh Waktu Sulbar Terima SK Pengangkatan, Gaji Lulusan SMA Tembus Rp3,1 juta?

"Ke depan Pemkab Klaten akan berkolaborasi dengan TNI melalui program TMMD dan KBMKB."

"Selain itu, dukungan dari dana desa juga akan dilibatkan,” jelasnya.

Hamenang mengungkapkan bahwa banjir di wilayah tersebut merupakan kejadian tahunan yang telah berlangsung puluhan tahun sehingga memerlukan penanganan khusus dan terintegrasi.

Untuk itu, Pemkab Klaten juga akan mengupayakan dukungan dari pemerintah pusat.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Kado Natal 2025 yang Spesial untuk Ibu Tersayang, Dijamin Suka dan Pasti Berguna

“Kami juga akan mengajukan permohonan bantuan ke pemerintah pusat karena banjir ini merupakan banjir tahunan."

"Diperlukan penanganan khusus agar masalah ini tidak terus berulang,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hamenang juga menyampaikan rencana pengusulan pembangunan embung sebagai solusi jangka panjang.

Berdasarkan informasi dari pemerintah desa setempat, terdapat lahan yang berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai embung.

Baca Juga: Libur Nataru, Warung Tengkleng Ndas Sor Duren di Pedan Klaten Gelar Lomba Makan Kepala Kambing Utuh, Hadiah Jutaan Rupiah

“Jika tersedia lahan, kami minta pemerintah desa untuk menyusun proposal pembangunan embung yang akan diajukan ke Kementerian PUPR."

"Embung ini nantinya dapat berfungsi ganda, yakni menampung air saat musim hujan dan dimanfaatkan untuk irigasi pertanian saat musim kemarau,” terangnya.

Hamenang berharap dengan langkah-langkah penanganan terpadu tersebut, persoalan banjir di Desa Taji dan sekitarnya dapat dikendalikan secara bertahap.

“Mohon doa dari masyarakat, insyaallah dalam beberapa hari ke depan kondisi dapat terkendali, dan tahun depan penanganan fisik bisa mulai dilaksanakan."

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X