berita

Potensi Besar Asuransi Umum Syariah di Negara Muslim Terbesar Dunia

Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:17 WIB
Ibadah lebih tenang dengan perlindungan asuransi syariah (Bsimaslahat.or.id)

“OJK tentunya akan melakukan pengawasan dan komunikasi dengan perusahaan atas realisasi rencana spin off yang harus diselesaikan paling lambat pada Desember 2026, termasuk jika terdapat kondisi yang berpotensi menghambat pelaksanaan spin off,” ujar Ogi.

Baca Juga: Brimob Polda Jabar Batalyon D Pelopor Cineam Tasikmalaya Gelar Kerja Bakti di Saluran Nagawiru Ciamis

Ruang Pertumbuhan di Segmen Ritel dan Korporasi

Peluang pertumbuhan asuransi syariah tidak hanya datang dari segmen individu, tetapi juga korporasi. Semakin banyak perusahaan yang mencari produk perlindungan sesuai prinsip halal dan transparan. Selain itu, proyek-proyek strategis pemerintah juga membuka ruang bagi produk penjaminan dan proteksi berbasis syariah.

Di level ritel, generasi milenial dan Gen Z muslim di Indonesia mulai menjadikan prinsip halal sebagai faktor utama dalam keputusan keuangan mereka.

Fenomena ini akan memperluas basis konsumen untuk produk-produk asuransi syariah, terutama yang didesain lebih sederhana, terjangkau, dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Optimis Ekonomi Membaik Sampai Akhir 2025, Menkeu Purbaya Beberkan Kemungkinan Tarif PPN 2026 Turun

Menuju Industri Syariah yang Berdaya Saing

Dengan modal demografi, tren kesadaran halal, serta dorongan regulasi, industri asuransi umum syariah di Indonesia memiliki peluang besar untuk tumbuh menjadi pemain regional bahkan global. Kuncinya ada pada kemauan pelaku industri untuk memperkuat permodalan, meningkatkan efisiensi, serta memperluas distribusi produk melalui kanal digital.

"Dengan populasi Muslim terbesar di dunia dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan keuangan yang sesuai prinsip syariah, ini menjadi peluang untuk pengembangan lebih lanjut," ujar Ogi.

Jika langkah-langkah tersebut dapat diwujudkan, Indonesia tidak hanya akan menjadi pasar terbesar asuransi syariah, tetapi juga pusat inovasi takaful di dunia.

Seperti halnya merger bank syariah yang melahirkan BSI sebagai pemain besar, industri asuransi syariah pun berpotensi melahirkan entitas kuat yang mampu bersaing di tingkat internasional.***

Halaman:

Tags

Terkini