berita

Update Insiden Ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: Basarnas Hentikan Evakuasi, Ini Total Jumlah Korban Terakhir

Selasa, 7 Oktober 2025 | 16:59 WIB
Proses evakuasi ambruknya musala Ponpes Al Khoziny resmi dihentikan (BNPB)

Baca Juga: Evakuasi Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo 49 Jenazah Ditemukan, Presiden Prabowo Instruksikan Evaluasi Nasional

“Material-material kejadian sudah bisa kita angkat dan kita semua telah mengevakuasi korban sejumlah yang sampaikan tadi,” imbuhnya.

Proses Hukum akan Dilakukan Polda Jawa Timur

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Polisi Jules Abraham Abast, memastikan bahwa proses hukum akan dilakukan secepatnya setelah Basarnas menyelesaikan proses evakuasi.

“Terkait dengan proses penegakan hukum harus kami tegaskan bahwa kami masih menunggu terlebih dulu teman-teman SAR ini selesai, kemudian lokasi sudah clear, baru kami akan melangkah,” kata Jules kepada awak media pada Senin malam, 6 Oktober 2025.

“Pasti kami akan melangkah ke proses penegakan hukum, namun saat ini kami mohon untuk bersabar karena kami juga masih fokus pada upaya penyelamatan, upaya evakuasi, termasuk dugaan korban yang masih berada di reruntuhan,” tuturnya.

Baca Juga: Desa Neglasari Resmi Jadi Kampung Zakat, Bupati Ciamis: Wujud Syiar Agama dan Kesejahteraan Umat

Kronologi Ambruknya Ponpes Al Khoziny

Ambruknya bangunan musala Ponpes Al Khoziny tersebut terjadi di waktu Ashar, di mana para santri sedang melakukan ibadah salat berjamaah.

“Diperkirakan luas area tempat salat itu 140 jemaah dan pada saat bangunan yang runtuh ini merupakan bangunan dengan 4 lantai, di mana tempat salat lantai dasar ada lantai 1, lantai 2, lantai 3, dan lantai 4 sedang dalam pembangunan,” paparnya.

“Pada saat pelaksanaan pengecoran, terjadi kekuatan struktur yang mungkin tidak mampu menahan, sehingga terjadi kolaps yang kita namakan structure collapse,” kata Syafii.

Oleh karena itu, menurut Syafii, reruntuhan bangunan menyatu dari lantai 1 hingga lantai 4 dan disebut pancake collapse.***

Halaman:

Tags

Terkini