Baca Juga: Sebut Keselamatan Anak Prioritas Utama MBG, Prabowo: Insiden Bukan Sekadar Angka
Dikatakan Devi beberapa siswa masih dalam observasi di Puskesmas Pamarican. Tiga siswa dirawat di RSUD Banjar karena mengalami gejala lebih berat seperti muntah-muntah disertai sesak napas.
"Semoga tidak ada lagi korban yang mengalami kondisi serius," imbuhnya
Sementara itu pihak Puskesmas Pamarican menuturkan sebagian besar pasien mendapat penanganan berupa infus, obat-obatan, dan observasi lanjutan.
“Sejauh ini belum ada kondisi yang terlihat serius. Mudah-mudahan tidak ada yang memburuk,” ujar seorang petugas medis.
Beberapa orangtua siswa menyebut, ayam goreng yang disajikan dalam menu MBG berbau tak sedap. Menu MBG hari itu terdiri dari ayam bumbu kuning, ayam goreng, tumis labu siam, tahu goreng, jeruk, dan nasi.
Siti Nuraisyah, salah satu orang tua siswa TK yang dapurnya sama dengan SMPN 4 Pamarican, menuturkan menu yang diterima anaknya serupa dengan yang dibagikan ke siswa SMP.
“Anak saya tidak sempat makan menu MBG, malah saya bawa pulang. Saya coba goreng lagi di rumah dan memang bagian bawah ayam agak berlendir. Mungkin karena dimakan lebih siang, anak-anak SMP malah banyak yang kena,” ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis belum memberikan keterangan resmi terkait langkah tindak lanjut maupun evaluasi terhadap kejadian tersebut.
Baca Juga: PWI LS Kabupaten Ciamis Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW di Situs Astana Gede Kawali
Kasus ini menambah daftar panjang evaluasi terhadap kualitas program MBG yang seharusnya mendukung gizi siswa, namun justru berpotensi menimbulkan masalah kesehatan bila tidak diawasi dengan ketat.***