Kamis, 4 Juni 2026

Puluhan Siswa SMPN 4 Pamarican Ciamis 'Tumbang' Keracunan Menu MBG, Siapa yang Bertanggungjawab?

Photo Author
Bang Sufi, Portaloka
- Senin, 29 September 2025 | 15:30 WIB
Puluhan siswa SMPN 4 Pamarican Ciamis keracunan MBG (Ist)
Puluhan siswa SMPN 4 Pamarican Ciamis keracunan MBG (Ist)

Baca Juga: Sebut Keselamatan Anak Prioritas Utama MBG, Prabowo: Insiden Bukan Sekadar Angka

Dikatakan Devi beberapa siswa masih dalam observasi di Puskesmas Pamarican. Tiga siswa dirawat di RSUD Banjar karena mengalami gejala lebih berat seperti muntah-muntah disertai sesak napas.

"Semoga tidak ada lagi korban yang mengalami kondisi serius," imbuhnya

Sementara itu pihak Puskesmas Pamarican menuturkan sebagian besar pasien mendapat penanganan berupa infus, obat-obatan, dan observasi lanjutan.

“Sejauh ini belum ada kondisi yang terlihat serius. Mudah-mudahan tidak ada yang memburuk,” ujar seorang petugas medis.

Baca Juga: Dinobatkan sebagai Kota Kecil Terbersih di ASEAN, Inilah 3 Tempat Instagenic di Tengah Kota Ciamis, Nomor 3 Terluas di Jawa Barat

Beberapa orangtua siswa menyebut, ayam goreng yang disajikan dalam menu MBG berbau tak sedap. Menu MBG hari itu terdiri dari ayam bumbu kuning, ayam goreng, tumis labu siam, tahu goreng, jeruk, dan nasi.

Siti Nuraisyah, salah satu orang tua siswa TK yang dapurnya sama dengan SMPN 4 Pamarican, menuturkan menu yang diterima anaknya serupa dengan yang dibagikan ke siswa SMP.

“Anak saya tidak sempat makan menu MBG, malah saya bawa pulang. Saya coba goreng lagi di rumah dan memang bagian bawah ayam agak berlendir. Mungkin karena dimakan lebih siang, anak-anak SMP malah banyak yang kena,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis belum memberikan keterangan resmi terkait langkah tindak lanjut maupun evaluasi terhadap kejadian tersebut.

Baca Juga: PWI LS Kabupaten Ciamis Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW di Situs Astana Gede Kawali

Kasus ini menambah daftar panjang evaluasi terhadap kualitas program MBG yang seharusnya mendukung gizi siswa, namun justru berpotensi menimbulkan masalah kesehatan bila tidak diawasi dengan ketat.***

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X