Salah satu teman ESP menyebutkan akan ada tawuran di wilayah Kabupaten Boyolali.
Mengetahui informasi itu, ESP lalu kirim pesan WA pada temannya untuk ambil alat senjata tajam.
ESP dan teman-temannya lalu berangkat ke daerah Karangnongko.
Di sana, mereka bertemu dengan MAP di area persawahan.
Mereka kemudian minum minuman kerasa atau miras.
Di tempat tersebut, MAP mengatakan akan ada tawuran dengan rombongan di wilayah Boyolali.
Baca Juga: Identitas Pria yang Ditemukan Tewas Dalam Mobil Toyota Etios Valco di SPBU Pakis Delanggu Klaten
Saat berkumpul, sudah ada 3 orang yang membawa sajam.
MAP kemudian mengontak temannya untuk memastikan rencana tawuran di Boyolali.
Namun, teman tersebut tidak merespons dan tawuran dianggap batal.
"Karena sudah berkumpul, MAP berkata 'bangane ngopo ayo golek musuh'."
"Jadi mengajak berkeliling ke kota Klaten dengan tujuan untuk mencari musuh."
"Saat itu rombongan juga membawa senjata tajam," kata Kapolres Klaten, AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo, Senin, 15 September 2025.