KUNINGAN, PORTALOKA.ID - Sebanyak 375 atlet balap sepeda dari berbagai kategori, termasuk 39 atlet mancanegara asal Malaysia, Singapura, dan Iran, siap berlaga dalam ajang Tour de Linggarjati (TdL) ke-8 Tahun 2025 di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
Rangkaian sport tourism ini diawali dengan ramah tamah bersama Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, di Pendopo Kuningan, Jumat, 12 September 2025.
Bupati Kuningan menyambut hangat kehadiran para peserta.
“Wilujeng sumping, selamat datang di Kabupaten Kuningan. Semoga para atlet dapat menikmati setiap momen dan kayuhan di bumi Kuningan yang memiliki bentang alam indah dan udara sejuk. Tour de Linggarjati ini bukan hanya olahraga, tapi juga jendela dunia bagi Kuningan,” ujarnya.
Baca Juga: Mau Wisata Kuliner di Kuningan? 4 Bakso Ini Layak jadi Pilihan, Ratingnya Bagus Rasanya Pasti Enak
Bupati Dian juga menegaskan pentingnya menjaga keselamatan mengingat rute cukup menantang, sekaligus berharap sportivitas tetap dijunjung tinggi.
“Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan terima kasih kepada panitia, sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung TdL ke-8. Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Kuningan adalah tuan rumah yang ramah dan hangat,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia TdL, Yanuar Firdaus Sukardi, menyampaikan bahwa TdL tahun ini diikuti 375 atlet, terdiri dari ratusan atlet nasional dan 39 atlet mancanegara yang sudah teregister.
Ajang ini mengusung tagline “Raga Sehat, Alam Terawat, Kuningan Melesat.”
Menurutnya, TdL bukan hanya sekadar lomba, tetapi juga rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-527 dan 79 tahun Perundingan Linggarjati.
“Tujuannya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkenalkan potensi pariwisata dan budaya, mendorong ekonomi kreatif, serta membangun semangat sportivitas dan kebersamaan,” jelasnya.
Tahun ini, panitia menyiapkan hadiah total Rp164 juta dan doorprize menarik bagi peserta fun bike.
Menariknya, penyelenggaraan TdL ke-8 tidak menggunakan dana APBD, melainkan murni dari sponsor, donatur, dan partisipasi masyarakat.