berita

TPST Nyengseret, Tegalega, dan Cicukang Holis 2 Resmi Dikelola Pemkot Bandung

Rabu, 27 Agustus 2025 | 13:34 WIB
Tiga Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kota Bandung, yaitu TPST Nyengseret, Tegalega, dan Cicukang Holis 2, resmi diserahkan pengelolaannya kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. (IST)

PORTALOKA.ID - Tiga Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kota Bandung, yaitu TPST Nyengseret, Tegalega, dan Cicukang Holis 2, resmi diserahkan pengelolaannya kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

Serah terima dilakukan melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima Pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) serta Naskah Hibah Barang Milik Negara Sarana dan Prasarana Tahun Anggaran 2023 dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Kantor Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Jawa Barat, Selasa 26 Agustus 2025.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, yang hadir mewakili Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat yang terus membantu Kota Bandung dalam mengatasi permasalahan sampah.

“Terima kasih dengan Kementerian PU yang telah membantu Kota Bandung dalam rangka mengatasi masalah sampah."

Baca Juga: Ditinggal Kerja, Rumah di Kalikebo Trucuk Klaten Ludes Terkabar, Diduga Korsleting Listrik

"Karena Kota Bandung ini seperti yang kita ketahui hampir sama dengan Cimahi tapi volumenya lebih besar."

"Di Bandung ini kurang lebih tadi sudah disampaikan sekitar 1.500 ton sampah,” ujar Iskandar.

Menurutnya, keberadaan TPST sangat penting karena TPA Sarimukti yang selama ini menjadi tujuan akhir pembuangan sampah kini sudah dibatasi kapasitasnya.

“Dengan diberikan atau diserahkan TPST ini, Nyengseret dan Holis 2, mudah-mudahan ini bisa mengurangi terkait dengan sampah yang akan dikirimkan terutama ke TPA Sarimukti."

Baca Juga: BRI Raih Penghargaan di Kehati ESG Award 2025, Bukti Nyata Komitmen Keuangan Berkelanjutan

"Karena sekarang kami agak kesulitan, kondisinya kiriman di Sarimukti juga dibatasi 140 rit sehari."

"Padahal dalam sehari kita bisa di 154 rit. Jadi masih ada belasan rit lagi yang harus kita atur,” jelasnya.

Iskandar mengatakan, keberadaan TPST tambahan akan menjadi solusi strategis dalam pengelolaan sampah harian di Bandung.

Menurutnya, melalui program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities (ISWMP) yang didukung Kementerian PUPR dan Bank Dunia, Bandung mendapat kesempatan untuk memperkuat kapasitas pengelolaan sampah.

Halaman:

Tags

Terkini