"Tapi setelah diperiksa, dokter merujuk anak saya untuk periksa ke dokter kandungan," kata W.
W mengatakan dari hasil pemeriksaan anaknya sedang hamil.
Baca Juga: Ide Cemilan, Bola Ayam Keju, Krispi Di Luar dan Lumer di Dalam, Ini Dia Resep Rahasinya
W bilang awalnya sang putri tidak mau cerita, lambat laun akhirnya mengaku menjadi korban rudapaksa pada Februari 2025.
"Dia itu sempat tidak mau cerita, tapi akhirnya mau cerita kalau jadi korban kekerasan seksual sejak bulan Februari," ujarnya.
Adapun saat kejadian, W dan suami sedang tidak ada di rumah.
Kata W, pelaku, AB (20) adalah tetangga yang masih ada hubungan keluarga.
Baca Juga: Diduga Selip Ban, Truk Tangki Air Terguling di Jembatan Bantar Kulon Progo Yogyakarta
"Tapi dia malah melakukan kekerasan seksual kepada anak saya, dia itu tetangga saya dan masih ada hubungan keluarga juga padahal," sesal W.
W melanjutkan, aksi ini sudah terjadi berulang kali hingga sang putri akhirnya hamil.
"Anak saya juga diancam, katanya videonya mau disebarkan kalau tidak dituruti," katanya.***