PORTALOKA.ID - Ibu korban rudapaksa, W, di Panggang Gunungkidul Yogyakarta sebut sempat tempuh jalur damai.
W mengatakan mulanya tokoh Kalurahan datang untuk melakukan mediasi antara keluarga korban dan pelaku.
Pasalnya baik korban maupun pelaku masih ada ikatan keluarga.
Namun akhirnya, keluarga korban memilih untuk lakukan pelaporan kasus rudapaksa ke Polres Gunungkidul pada Selasa, 12 Agustus 2025.
W bilang, hal ini dilakukan agar pelaku mendapatkan hukuman setimpal atas aksi keji yang dilakukan pada anaknya.
"Sempat tanda tangan kesepakatan untuk selesai secara kekeluargaan, tapi akhirnya keluarga memutuskan lapor ke Polres Gunungkidul hari ini. Harapannya pelaku dapat hukuman yang setimpal atas perbuatannya kepada anak saya," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, nasib pilu dialami seorang anak baru gede (ABG) berusia 15 tahun dirudapaksa tetangga hingga hamil di Kapanewon Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta.
Terungkap fakta bahwa pelaku mengancam korban akan sebarkan video jika tak mau turuti kemauannya.
Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Yahya Murray membenarkan adanya kasus rudapaksa di kawasan kerjanya.
"Iya, ada yang laporan kasus dugaan pemerkosaan dan saat ini masih dalam penyelidikan," kata Yahya.
Baca Juga: Resep Ayam Madu Lezat Juicy Manis dan Legit, Dihidangkan dengan Nasi Putih Makin Nikmat
Awal mula kasus terungkap saat korban mengeluh pada ibunya, W, kalau sakit perut.
Selanjutnya W, memeriksakan anaknya ke dokter kandungan pada Juli 2025.
Artikel Terkait
4 Fakta Lansia Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Mobil di Gunungkidul Yogyakarta, Sang Nenek Alami Pendarahan di Beberapa Bagian
Diduga Selip Ban, Truk Tangki Air Terguling di Jembatan Bantar Kulon Progo Yogyakarta
3 Fakta Truk Tangki Air Terguling di Jembatan Bantar Kulon Progo Yogyakarta, Sopir Selamat Tanpa Luka
ABG Jadi Korban Rudapaksa Hingga Hamil Tetangga di Panggang Gunungkidul Yogyakarta, Diancam Sebarkan Video