"Sekitar pukul 21.05 WIB, pelapor YA keluar dari Omah Pakem bersama enam tamu warga negara Prancis. Saat melintas di Jalan Pakem-Cangkringan, Dusun Pakem Gede, pelapor berpapasan dengan dua sepeda motor dari arah berlawanan," jelas Salamun.
Salamun bilang, motor pertama dengan lampu kuning melaju zig-zag.
Sedangkan motor kedua dengan lampu biru memepet mobil korban dan lakukan pemukulan kaca.
Usai perusakan, pelaku langsung melarikan diri ke arah timur.
"Motor kedua memepet mobil pelapor dan memukul kaca depan serta spion kanan hingga pecah. Pelapor sempat mengira telah menabrak seseorang, lalu menghentikan mobil," ujarnya.
3. Penampakan Mobil Usai Dirusak
Kerasnya pukulan, membuat mobil korban mengalami kerusakan pada kaca pintu depan dan spion kanan pecah.
"Akibat kejadian ini, kendaraan pelapor mengalami kerusakan pada kaca pintu depan kanan dan spion kanan," ujarnya.
Salamun melanjutkan, warga sekitar yang mengetahui kondisi ini lantas membantu korban untuk membersihkan kaca.
4. Polisi Buru Pelaku
Kekinian, kasus tengah diselidiki oleh Polresta Sleman.
"Kasus ini telah ditangani oleh Polresta Sleman dan saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.
Itulah deretan fakta perusakan mobil turis Prancis di Pakem Sleman.***